Sunday, 1 June 2014

Lawatan AJK Penilai Anugerah Masjid Gemilang Malaysia

 

 

 

Syeikh Budairi

 

 

Syeikh Balela

 

 

Pesanan Dalam Pendidikan Anak ( sambungan)

2. Ayah dan ibu dianggap beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala ketika mendidik, berinfak, menjaga, mengawasi, dan mengajari (anak-anaknya) bahkan sampai ketika membahagiakan mereka dan bersenda gurau dengan mereka, apabila ayah dan ibu mengharapkan yang demikian itu, maka mereka akan mendapat pahala. Memberikan nafkah kepada anak-anak adalah merupakan ibadah sebagaimana Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Satu dinar yang engkau infaqkan di jalan Allah, satu dinar yang engkau infaqkan kepada hamba sahaya, satu dinar yang engkau sedekahkan kepada orang miskin dan satu dinar yang engkau infaqkan kepada keluargamu, yang paling besar pahalanya adalah satu dinar yang engkau infaqkan kepada keluargamu." (HR. Muslim).

3. Harus mengikhlaskan (niat) kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam mendidik anak, jika seorang pendidik menginginkan dunia maka keikhlasannya telah rusak. Tidak diragukan lagi bahwa tujuan mendidik anak adalah mencari pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala .

4. Do'a adalah ibadah. Para nabi dan rasul telah berdo'a untuk anak-anak dan isteri-isteri mereka: "Wahai Rabb kami berikanlah kepada kami isteri-isteri dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami." (Al-Furqan: 74) Dan ketika Ibrahim berkata: "Wahai Rabbku jadikanlah negeri ini negeri yang aman serta jauhkanlah aku dan anak-anakku dari menyembah berhala-berhala." (Ibrahim: 35)

Berapa banyak do'a-do'a dapat meringkaskan lamanya perjalanan tarbiyah? Pilihlah

waktu-waktu dikabulkannya do'a dan jauhilah penghalang-penghalangnya, rendahkanlah diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan memohonlahdihadapanNya agar Allah memberikan petunjuk kepada keturunanmu dan menjauhkan setan darinya.

5. Wajib bagi Anda mencari harta yang halal dan menjauhi yang syubhat (samar) serta janganlah (sampai) engkau terjatuh dalam keharaman. Sesungguhnya telah shahih dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda: "Setiap jasad yang tumbuh dari harta yang haram, maka neraka lebih pantas baginya." Ayah dan ibu jangan mengira bahwa harta yang haram itu ada dalam riba, mencuri dan wang

suap semata. Bahkan sampai ada dalam menyia-nyiakan waktu bekerja, danmemasukkan harta yang haram tanpa ada timbal baliknya. Maka kebanyakan para pegawai, pengajar dan pekerja meremehkan pekerjaan mereka dan terlambat dari waktu kerja beberapa detik. Demikian pula memakan harta manusia dengan

bathil dan merampas hak-hak mereka. Pilihlah harta yang halal walaupun sedikit

(jumlahnya) sesungguhnya di dalamnya ada berkah yang besar.

 

Wednesday, 21 May 2014

Pesanan Dalam Pendidikan Anak

Sesungguhnya nikmat (yang diberikan) Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak terhitung banyaknya dan diantara nikmat-nikmat yang sangat agung dan mulia adalah nikmat dikurniakan anak. Allah Ta'ala berfirman: "Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia." (Al-Kahfi: 46)

 

Nikmat yang sangat agung ini adalah merupakan satu amanah dan tanggung jawab bagi kedua orang tua dan akan ditanya tentang nikmat tersebut pada hari Kiamat,

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Masing-masing kalian adalah pemimpin dan masing-masing kalian (akan) ditanya tentang kepempinannya: Seorang imam adalah pemimpin dan dia (akan) ditanya tentang kepemimpinannya, dan seorang laki-laki adalah pemimpin dalam keluarganya dan dia (akan) di tanya tentang kepemimpinannya." (Muttafaq 'Alaih).

 

Allah Ta'ala berfirman, yang ertinya: " Wahai orang-orang yang beriman jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka." (At-Tahrim: 6)

 

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: "Barangsiapa tidak peduli pendidikan anaknya dan meninggalkan apa yang bermanfaat buat mereka, maka dia telah merusak masa depan anak; kebanyakan anak tidak bermoral hanya karena orang tua mereka tidak peduli terhadap pendidikan mereka , sehingga kedua tidak dapat mengambil manfaat dari anak, dan anak (pun) tidak akan memberikan manfaat kepada kedua ketika telah dewasa."

 

Kepada seluruh ayah, ibu dan pendidik sukacita disini ditinggalkan beberpa pesanan dan nasihat yang singkat semoga Allah memberikan manfaat dengannya:

 

1. Landasan utama dalam pendidikan anak-anak adalah menanamkan nilai 'ubudiyah (pengabdian) kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam hati mereka, serta memelihara dan menjaganya dalam diri mereka. Diantara nikmat-nikmat Allah yang diberikan kepada kita adalah bahwa seorang anak dilahirkan diatas agama Islam, agama fithrah. Maka hal itu memrlukan penjagaan dan pemeliharaan serta kesentiasaan membantu mereka agar tidak menyimpang dan tersesat.

Bersambung...